Kamis, 29 September 2016

The 2nd Meet Up Girls in Tech (Eventbrite 8)

Yeah...
On Sept 27th, 2016, I firstly come to The 2nd meet up of Girls in Tech at Indosat Building, Jalan Medan Merdeka Barat

Minggu, 25 September 2016

Eventbrite #7 Muslimah Seminary: Menjadi Muslimah Berdikari, Mandiri, dan Tetap dalam Jati Diri

Dear Guys :)

Hari ini, Minggu, 25 September 2016 saya jadi peserta seminar yang diadakan Muslimah Center IPB yaitu Muslimah Seminary: Menjadi Muslimah Berdikari, Mandiri, dan Tetap dalam Jati Diri. 
Seminar itu dibawakan oleh dua pemateri yang luar biasa yaitu Nurleny Hidayanti (Founder Hijab Community dan Owner Hijrahijab) dan Ibu Septi Peni Wulandari (Founder Jarimatika, School of Life Lebah Putih, dan Ibu Profesional). 

Banyak hal yang saya pelajari dari sosok dua narasumber tadi. Meski sebagai wanita, saya mengaku belum punya prinsip hidup yang selaras dengan mereka, dimana mereka lebih memberikan arahan untuk menjadi ibu rumah tangga seutuhnya atau profesional, tapi ada beberapa hal yang dapat saya ambil untuk saya jadikan pelajaran. Tentang ketegaran hidup, tentang kebesaran jiwa, kesetiaan pada suami dan kasih sayang yang utuh pada anak-anak. 

Mbak Leny menekankan cita-citanya bukan tentang dia ingin jadi apa tapi apa yang Allah inginkan dari hidupnya. Jadi dia mengajarkan untuk tidak terlalu berambisi dalam menjalani kehidupan dunia, karena rezeki bukan tentang banyaknya tetapi keberkahannya. Kekayaan bukan tentang bagaimana menumpuk harta, tapi bagaimana agar bisa memberikan manfaat kepada orang lain. Saat ditanya tentang ide usaha pun, Mbak Leny berpesan untuk menyelaraskan dengan kebutuhan umat. Menjadi enterpreneur bukan untuk memperkaya diri sendiri, tetapi memberikan manfaat untuk orang lain.

Dia memandang ibu yang kembali pada kodratnya sebagai ibu rumah tangga adalah sebaik-baiknya wanita. Oleh karena itu, beliau sempat merintis bisnis day care sejak sebelum dia menikah. Melalui bisnis itu, dia pelan-pelan mengedukasi kepada para ibu untuk melepaskan pekerjaannya di luar dan mendidik anaknya secara full time di rumah.

Mbak Leny juga berpesan bagi semua wanita yang hadir dalam seminar untuk memmisahkan antara realita dan perasaan agar tidak terlalu sedih dan berbahagia dalam menghadapi kehidupan. Ada pelajaran yang membuat saya merenung juga dari yang disampaikan Mbak Leny, beliau menyampaikan hkalau menghafal Al-Quran bisa membuat usaha yang dijalankannya berkah. Saya ingin sekali mengikuti jejaknya, ya, tentunya tidak dengan tujuan itu semata saya menghafal Al-Quran. Tetapi ini penyadaran bagi saya untuk selalu mengimani kitab Allah yang kadang kurang konsisten saya mengaji lembar demi lembarnya.


Narasumber kedua adalah Ibu Septi Peni Wulandari. Beliau adalah ibu rumah tangga profesional, penemu jarimatika dan metode acabaca.

Beliau memberikan nasehat yang sarat makna bagi peserta seminar. Beliau bilang, Allah berkuasa pada hasil, tapi prosesnya ada di tangan kita, maka kita harus berikhtiar sekuat tenaga agar Allah melihat kepantasan kita dan memandang kita sebagai hamba-Nya yang mampu dan pantas mendapatkan suatu nikmat.

Bu Peni juga mengutamakan kita untuk membuat sebuah perencanaan. Beliau berdoa tentang semua impi-mimpinya pada Allah dengan cara yang unik. Beliau tidak berdoa memohon permintaan dikabulkan, tetapi memberikan presentasi. Perencanaan







Ibu Peny 


























Bahagia sekali punya pasukan tangguh yang ikhlas diajak jalan jauh, diuprak pagi buta, dan menggila bersama :)
Terima kasih guys, untuk pagi, siang dan malam yang luar biasa
Semoga jejak langkah yang kita tinggalkan di sana Allah gantikan dengan ilmu yang bisa kita ingat dan amalkan di sini :)
See you at the next event, with more members :)

Sabtu, 24 September 2016

Hey, Jude!

Hello Friends :)


Hey Jude...
Don't make it bad...
Take a sad song and make it better...

Itu penggalan lagu Hi Jude punya The Beattles.
Lagu tahun 1968, 

Ini liriknya

Hey, Jude
Don't make it bad
Take a sad song and make it better
Remember to let her into your heart
And you can start to make it better


Hey Jude,

Don't be afraid
You were made to go out and get her
The minute you let her under your skin
Then you begin to make it better


And anytime you feel the pain, hey Jude, refrain
Don't carry the world upon your shoulders
Nah nah nah nah nah nah nah nah nah yeah


Hey Jude, don't make it bad
Take a sad song and make it better
The minute you let her under your skin
Then you begin to make it better
Better better better better better better, oh


-----
Maknanya bagus banget :')


Kamis, 22 September 2016

Smart Islamic Parenting

Yeaaaayyyy, this is Sunday :)

Tanggal lalu aku ikut kelas parenting yang diadakan Dompet Dhuafa 

Eventbrite; Beauty Class for Dummies: perfect Eyes

Dear Buddies :)


Malam ini, 22 Sept, baru banget, aku abis dari acara Mbak Liya Sitompul di Mozilla Community Space yang berlokasi di Cik9 Building kawasan Menteng. Saking senengnya sama hasil make up sendiri hasil bimbingan Mbak Liya, aku langsung bikin postingan ini setelah sampe kostan. Tapi sebelumnya makan nasi goreng gang dulu...teteeep...hehe....

BC yang diadain tadi khusus untuk pemula jadi Mbak Liya bener-bener ngajarin make up mata dasar yang simple banget dan pake alat yang sederhana juga :) Di awal kelas, semua peserta diminta hapus all make up pake pembersih dan memfoto wajah before make up masing-masing. Setelah itu, make up mata dimulai pada pemakaian basic (primer) di bagian kelopak. Kasih banyak aja primernya biar fungsinya untuk mempermudah penggunaan eye shadow dan memperjelas efeknya bisa dapet. Bagian dalam light mengikuti warna kulit (lebih baik shimmer) diisi sampai setengah kelopak mata. Ujung luar kelopak dikasih gelap, untuk tengah bisa cerah, usahakan dibuat gradasi. Misal bagian dalam mata light, , gold atau orange dan gold kecoklatan shimmer, terus hitam di pinggir juga boleh.  Tapi lightnya jangan pakai warna putih karena bikin warna efek sipit. Brushnya pakai yang gak tebel ujung bisa oval, jangan ketebelan kuasnya nanti berantakan. Saat ngasih warna light, kuas ditarik dari ujung dalam mata berkali-kali agar rata, ikuti bentuk kelopak, agak ditekan-tekan ke kelopaknya. Biasanya eye shadow terlihat agak berantakan tapi setelah pakai eye liner dan maskara jadi bagus, kok :)


Oh iya, ada banyak jenis eye liner: pen (isinya likuid juga), pencil, liquid, gel. Mbak Liya nyaranin untuk pemula pakai yang pen or pencil :)

Terus bagian belakang pakai dari ujung luar bikin sudut segitiga luar mata. Pakai kuas ujung oval, jangan yang lancip salah satu sisi atau yang lain, jangan juga yang spons. Lalu isi bagian dalam sudut dengan eye shadow hitam (warna gelap), buat gradasi gelap dari ujung luar dan makin terang ke bagian dalam mata. 

Setelah eye shadow jadi, bikin eye liner, pemakaian eye liner dimulai dari pembuatan sudut mengikuti garis antara ujung luar mata dan alis (garis terkesan naik dari bagian ujung luar mata mengarah ke bagian alis). setelah dibuat garis lalu ujung luar garis ditarik ke bagian tengah garis mata, lalu isi bagian tengah dua garis yang terbentuk. Setelah itu kasih eye liner pada garis sebelah dalam mata. Sebaiknya pemberian eye liner pada bagian luar mata tebel banget, tapi pada garis mata dalam tipis-tipis saja. Untuk garis bawah mata, pakai eye liner pencil putih pada sepanjang garis mata dan v shape dalam mata. Eye liner pencil putih ini juga bisa diganti pakai eye shadow putih. Lalu di bagian bawah garis eye liner putih tadi diberi eye liner pencil hitam di sepanjang garis bawah mata juga biar nggak jimplang sama garis atas mata.

Setelah eye shadow dan eye liner jadi, selanjutnya pakai maskaraaaa :)
Sebelumnya, bulu mata bisa dijepit dulu. Njepitnya dua tahap: jepit ujung luar, lalu mundurkan penjepit, jepit gabian tengah mata. Hasilnya bulu mata lentik abis, lho :)
Setelah dijepi, baru deh pakai maskaranya, pakai berlapis-lapis sesuai ketebalan yang diinginkan :)
Alis, untuk alis, biasanya bagian pinggir dalam, tengah, dan luar dibentuk mengikuti tepi kanan kiri hidung. Warna eye brow sebaiknya jangan hitam karena bisa terlihat tua. Pilih warna coklat tua atau abu-abu bagi yang berwarna kulit putih cerah. Buat bingkai luar alis lalu isi bagian tengahnya dengan eye brow pensil coklat. Ujung dalamnya jangan terlalu tebal dan kotak (tapi agak lengkung)  agar terlihat natural lalu rapikan dengan brush.   


Yeayyy...sekarang mataku udah ngehits banget deh...:)
Tinggal foto face yang after eye make up :)

Make up mata selesai, Mbak Liya yang super baik hati kasih bonus kontur hidung juga di akhis kelas! Untuk kontur hidung, buat garis dengan eye shadow coklat tua dari dua sisi hidung pada bagian pangkal alis sampai ujung hidung, buat lengkungan v pada bagian depan ujung hidung. Setelah garisnya jadi, baurkan ke tepi kanan kiri hidung. Lalu isi bagian dalam garis yang telah dibuat dengan eye shadow gold.

Daaan..aku seneng banget karena Mbak Liya bilang beberapa waktu ke depan akan ada kelas counturing muka :)
Yuhuuu...I'm sure I'll be the first who register, come, and join the class, hehe :V



Minggu, 18 September 2016

CFPI 2016 Conferrence on Foreign Policy Indonesia (September 17, 2016)

CFPI 2016 (Conferrence on Foreign Policy Indonesia), Finding Indonesia's Place in The Brave New World


Saturday morning is the best time to get a long sleep...But, not for that week because I've already registered an event. That would be a big conference!

Sabtu, 17 September 2016 ada acara CFPI (Conference on Foreign Policy Indonesia), festival diplomasi Indonesia. CFPI diselenggarakan untuk memperluas wawasan peserta mengenai hubungan internasional dan menampilkan berbagai gagasan mengenai kiprah Indonesia di dunia internasional.
Pagi itu masih jam 8 di The Kasablanka Hall, lantai 3 Mall Kasablanka, tetapi hall itu sudah penuh desak pengunjung. Saya rasa jumlahnya ribuan karena ruangan sebesar itu dapat terisi penuh orang-orang yang hadir.
Dan benar saja, di awal acara, MURI dengan tegas menolak acara konferensi pada hari itu sebagai konferensi terbesar se-Indonesia, tetapi jadi konferensi bertema politik terbesar di dunia.

Acara CFPI diselenggarakan oleh FPCI (Foreign Policy Community Indonesia) dengan founder Bapak Dino Patti Djalal.  FPCI adalah organisasi independen